Wednesday , January 18 2017

Cerita Dewasa 2016 Daun Muda Suka ke Club

Blog Sex Online 24 Jam Cerita Dewasa 2016 Daun Muda Suka ke Club – Cerita hot terpanas, Sebelumnya kisah sex yang pernah saya publish Cerita Sex Panas Terhot Menikmati Sebuah KocokanCerita
sex terbaru, novel sex terlengkap, cerita dewasa terupdate, cerita
mesum terbaik, cerita ngentot terpopuler, cerita bokep terpopuler,
cerita xxx, cerita ml, cerita porno
 | Seorang anak laki-laki masuk ke dalam suatu klub sex rahasia yang
mempromosikan hubungan seks antar saudara, tetapi hanya setelah telah
berhubungan kelamin saudarinya.

cerita sex, cerita sex daun muda, cerita sex di clubbing, cerita sex club, cerita sex 2016, cerita sex terbaru, cerita sex abg, cerita sex hot, cerita dewasa
Ilusi Foto Bugil Igo ABG Yang Suka Clubbing

Cerita sex paling menyentuh – Joseph telah
lama menantikan malam ini. Semua orang selalu membicarakan tentang klub
itu tetapi tak seorangpun akan mekatakan secara persisn apa yang ada di
dalam klub itu. Banyak issue yang mengatakan bahwa sering diadakan pesta
sex liar untuk anggota klub.

Pada usia ke 15, ia telah banyak
memikirkan masalah sex. Ia juga telah banyak menjumpai para anggota
yang susianya sebaya dengannya atau sedikit lebih muda. Malam ini dia
berniat untuk mendaftar ke dalam klub itu. akhirnya ia akan menemukan
apa yang selama ini diperbincangkan orang.

Tak seorangpun akan
menceritakan kepadanya tentang maksud mereka masing-masing.
Bermacam-Macam pikiran jelek timbul dikepalanya ketika dia sedang duduk
menunggu diluar ruang pertemuan itu. Sampai kemudian mereka memanggilnya
untuk masuk keruang tersebut. Ruangan pertemuan itu terletak diluar
ruang tidur pimpinan club.

Bacaan sex menarik: Cerita Sex Sebuah Pijatan Mbak Tum Bikin Horny

Ia bisa dengar pergerakan dan
tertawa genit yang berlangsung di dalam kamar tersebut. Untuk pertama
kali dalam hidupnya dia mendengar suara wanita seperti itu. Ia melihat
pada dirinya sendiri. Ia telah mengenakan pakaian persis seperti apa
yang telah diperintahkan; sepasang celana dan kemeja, dan telanjang kaki
tanpa mengenakan sepatu.

Shelly adiknya yang berusia 13 tahun
melihatnya ketika dia pergi dan bertanya mau pergi kemana. Dia hanya
mengatakan kepadanya agar tidak mencampuri urusannya dan kemudian pergi
tanpa mengatakan apapun kepada adiknya yang cerewet itu.

Gagasan
untuk melakukan pembuatan itu datang dari para tetangganya. Ia pikir
sebaiknya segera bangun dan metinggalkan tempat itu. Akan tetapi sudah
terlambat, piintu telah terbuka dimana Ralph. Sang pemimpin muncul
dihadapannya. Ia berdiri dengan mengenakan celana pendek memegang topeng
Halloween plastik. Ralph kemudia menghampirinya.

“Buka pakaianmu dan pakai ini.” katanya sambil memberikan topeng itu.

Joseph
tidak dapat menolak. Tapi dia ragu-ragu untuk melepas semua pakaiannya.
Ada orang lain disana yang bisa melihatnya telanjang bulat. Tidak
pernah sebelumnya ada orang yang melihatnya telanjang, kecuali, dia duga
suatu ketika Shelly pernah mengintipnya, tapi dia adalah adiknya
sehingga tidak pernah diperhitungkan.

Ralph melihat keraguannya.

“Jika kamu tidak ingin masuk klub, aku tidak memaksanya.”

“Tidak, aku benar-benar ingin masuk,” kata Joseph segera sambil melepas bajunya.

Ralph tersenum melihatnya. “Bagus, segera buka pakaianmu dan pakai topeng.”

Joseph
segera melepas semua pakaiannya, ia tidak ingin mengambil resiko buat
keanggotaan klubnya. Kemudian dia berdiri didepan Ralph tanpa sehelai
benangpun kecuali topeng.

Ralph melihat kebawah kearah lemaluan Joseph dan tersenyum kecil,

“Kita akan memperbaikinya segera, ayo masuk kedalam!”

Joseph
mengikuti sang pemimpin masuk kedalam kamarnya. Laki-laki anggota klub
lainnya ikut masuk, Ada 7 orang didalam kamar itu, semuanya hanya
memakai celana pendek. Dan dia segera melihat bahwa diatas tempat tidur
ada anak lain yang juga memakai topeng, dan selimut menutupi tubuhnya
sehingga dia tidak tahu siapa dia.

“Ini ujian buatmu!” kata Ralph.

Joseph
melihat kearah sang pemimpin yang berjalan ke tempat tidur. “Kamu harus
lakukan apa yang kita perintahkan. Pertama, kepada semua diruang ini,
kalian tidak boleh berbicara apa-apa sampai semuanya selesai.”

Ralph
memegang ujung sudut selimut dan pelan-pelan menariknya. Joseph segera
dapat melihat kemulusan kulit yang hanya dimiliki seorang gadis. Kemudia
ketika ia melihat dengan jelas sepasang bukit dada kecil yang
menggairahkan, penisnya pun segera bangkit. Ia merasa batang penisnya
menjadi lebih keras dan lebih keras lagi ketika melihat semakin banyak
bagian tubuh telanjang anak gadis itu. Gadis cilik itu tiba-tiba merasa
malu dan segera menutup sepasang buah dada kecilnya itu dengan lengan
tangannya.

“Kamu harus tetap terbuka jika kamu ingin masuk kedalam klub.” Kata Ralph yang dapat didengar oleh Joseph dengan jelas.

Dan
gadis cilik itupun segera menurunkan tangannyanya. Joseph tiba-tiba
mernysadari bahwa ia bukan satu-satunya yang akan diproses masuk ke
dalam klub malam ini.

“Kemari kamu.” Kata Ralph kepada Joseph.

Joseph
segera mendekat dan berdiri disamping Ralph sehingga langsung
berhadapan dengan tubuh telanjang itu. Dari lekukan tubuhnya itu
menunjukan dengan bahwa tubuh anak gadis itu baru mulai berkembang.
Joseph benar-benar terpesona melihat tubuh yang sangat menggairahkan
ini. Ini adalah juga untuk pertama kalinya ia melihat seorang anak
perempuan yang telanjang secara nyata. Ia merasa akan orgasme hanya
kerena melihat kemolekan tubuh gadis cilik ini.

Ralph cukup
waspada dengan keadaan Joseph. Dia tidak mau membiarkan terjadinya
kegagalan pada proses upacara ini, maka segera memberi instruksi yang
berikutnya nya. “Aku ingin kamu segera orgasme diatas dadanya.”

Kedua-duanya Joseph dan anak perempuan saling berpandangan dengan shock.

“Well,
kamu sudah berjanji akan mengikuti perintah kami, segera lakukan itu!”
Joseph memang sudah merasakan bahwa penisnya sudah berdenyut-denyut
nikmat sebagai tanda bahwa orgasmenya sudah tidak lama lagi, segera
mengangguk kearah sang pemimpin, kemudian kembali melihat kearah tubuh
anak gadis cilik yang sangat menggairahkan itu, sambil menggusap-usap
batang penisnya.

Si gadis cilik cuman bisa diam
terbengong-bengong tidak tahu harus melakukan apa. Dan gadis itu mulai
tegang dan terangsang melihat anak laki-laki asing yang sedang melakukan
onani didepanya. Tanpa disadarinya, tanganya mengusap-usap kulit
tubuhnya yang mulus, dan beberapa saat kemudian beberapa kali semburan
yang cukup kuat dari sperma Joseph menimpa sepasang bukit dadanya yang
baru mulai mengembang itu.

Kejadian itu membuatnya jijik dan
sekaligus menggairahkan perasaan birahi gadis cilik ini. Cairan sperma
berwarna putih susu yang kental, liat dan lengket itu sepertinya membuat
gairah gadis cilik ini semakin membara, juga kepada anak laki-laki
asing yang demikian bergairah sehingga orgasme hanya karena melihat
tubuhnya yang telanjang bulat itu.

“Ambil sperma itu dan
usap-usapkan ke vaginamu sampai kamu juga orgasme.” Perintah Ralph pada
gadis cilik itu. Sekali lagi keduanya terkejut dan saling pandang. Gadis
cilik itu membuka mulutnya untuk mengatakan sesuatu, tapi segera
dipotong Ralph. “Ingat instruksi yang pertama, tidak ada yang boleh
bicara!”

Pertama-tama gadis cilik itu benar-benar shock, akan
tetapi kemudian mulai menhikuti perintah Ralph dengan patuh; meraup
cairan sperma didadanya dan mengusapkannya ke vaginanya dan
digosok-gosokkannya ke celah-celah vaginanya. Dia memang pernah
melakukan onani seperti tu, kadang-kadang juga dengan menggunakan minyak
baby oil, tapi tidak pernah terbanyang dalam pikirannya bahwa dia akan
menggunakan cairan sperma untuk beronani sampai orgasme. Perasaan malu,
takut dan bergairah saling berpacu dalam diri gadis cilik ini tapi
segera dilupakannya, dia segera berkonsentrasi untuk membuatnya mencapai
orgasme tanpa perduli lagi bahwa hal itu bisa membuatnya hamil.

Joseph
juga benar-benar menikmati proses untuk orgasme gadis cilik itu.
Penisnya dengan cepat bangkit lagi. Ia kembali mengocok-kocok batang
penisnya lagi, tetapi Ralph segera mencegahnya. Joseph jadi gelisah
dengan berkobarnya kembali gairah seksualnya, tapi dia menuruti perintah
Ralph sambil menikmati pemandangan menggairahkan dari sesosok gadis
cilik dihadapannya itu.

Gadis cilik itu sampai menggigit
bibirnya untuk menahan agar dia tidak mengeluarkan suara. Gejolak gairah
seksualnya benar-benar telah menyelimuti seluruh tubuhnya. Tubuhnya
bergetar ketika setapak-demi setapak dia mencapai puncak orgasmenya.

“Perhatikan
baik-baik,” kata Ralph kepada Joseph. “Usahakan sekuatnya untuk menahan
spermamu sampai waktunya nanti kau masukkan kedalam vaginanya dan
jadilah ayah dari anak bayimu.”

Pernyataan Ralph semakin
meningkatkan gairah seksual gadis cilik itu sehingga akhirnya dibarengi
dengan keluhan agak keras, tubuh gadis cilik itu mengejang dan bergetar
ketika dia mencapai puncak orgasmenya. Beberapa saat kemudia tiubuh itu
tergoleh lemas.

“Sekarang aku ingin kamu mengambil keperawanannya seperti juga dirinya mengambil keperjakaanmu.”

“Hah?” seru gadis cilik dari balik topengnya. Matanya melotot lebar ketakutan.

Joseph
tidak berkata apa-apa selain memandang Ralph dengan penuh keraguan.
Ralph hanya mengibas-ngibaskan jarinya pada mereka berdua dan berkata
lagi, “Kamu benar-benar ingin di menjadi anggota klub, ya kan?” kedua
pasang remaja cilik itupun saling pandang dan kemudian mengangguk hapir
bersamaan.

Gadis cilik segera membuka pahanya, yang memberikan
tanda kepada Joseph bahwa dia sudah siap. Joseph melihat vagina cilik
itu berkilat basah oleh cairan spermanya. Pemandangan itu benar-benar
semakin meningkatkan gairahnya, sehingga dengan ragu-ragu diusapnya
dengan lembut bagian paling rahasia dari gadis cilik ini. Mereka saling
pandang, tapi masing-masing tidak bisa melihat perubahan mimik wajah
mereka yang tertutup topeng.

Selama ini Joseph tidak pernah
menyentuh seorang gadis, ini pengalaman pertamanya bersama gadis cilik
ini, demikian pula si perawan cilik ini. Benar-benar detik-detik yang
sangat mendebarkan buat keduanya ketika penis Joseph ditempelkan dan
ditekan di gerbang liang kecil vagina itu. Tubuh mereka berdua bergetar
seiring dengan deru napasnya yang semakin cepat. Sampai Gadis cilik itu
mengerang tertahan ketika pelahan-lahan ujung penis Josep yang bulat
melesak masuk keliang sempit itu.

Joseph juga mengerang pelan
ketika merasakan jepitan kuat diujung penisnya. Pemuda itu jadi semakin
bersemangat menekan penisnya sampai tiba-tiba dia merasa ujung penisnya
menabrak dinding keperawanan gadis cilik itu. gadis cilik ini ternyata
juga masih perawan tulen seperti juga dirinya.

Joseph
benar-benar berjuang keras, disamping berusaha keras menjebol
keperawanan gadis cilik
ini, dia juga berusaha sekuat tenaga menahan
agar spermanya tidak muncrat dulu sebelum menyelesaikan tugasnya. Ini
benar-benar perjuangan sulit buat Joseph, karena jepitan dinding vagina
gadis cilik itu begitu kuatnya sehingga menimbulkan kenikmatan yang
sangat luar biasa, yang benar benar tidak pernah terbayangkan
sebelumnya.

Gadis cilik itu juga merasakan perasaan yang
serupa. Disamping rasa sakit, dia juga merasakan kenikmatan yang teramat
luar biasa sehingga dia tidak mampu lagi menahan diri untuk tidak
desisan dan rintihan nikmat yang keluar dari mulutnya. Pinggulnya sampai
terangkat-angkat menahan gempuran penis Joseph.

Sesaat Joseph
menghentikan gerakannya. Dia perlu konsentrasi sejenak untuk segera
menyelesaikan tugasnya. Mereka saling pandang tanpa mengucapkan sepatah
katapun. Joseph melihat sorot mata gadis cilik ini memohon dengan amat
sangat agar dia segera menuntaskan tugasnya. Perawan cilik ini
benar-benar sudah pasrah sepenuhnya untuk menyerahkan keperawanannya
apapun yang terjadi.

Joseph menarik sedikit ujung penisnya,
kemudian dengan tanpa memberikan aba-aba dia tekan dengan cepat dan kuat
penisnya, tembuslah benteng keperawanan gadis cilik ini. Pemuda ini
tidak tega memandang mata gadis cilik ini, dia yakin pasti gadis ini
merasakan kesakitan, tapi ini adalah cara yang terbaik yang bisa
diusahakan. Joseph pun terus menekan penisnya sehingga seluruh batang
penisnya tenggelam kedalam liang perawan itu.

Gadis itu
sepertinya sudah tidak perduli lagi dengan rasa sakit yang dideritanya,
dengan penuh semangat dipeluknya tubuh pemuda itu, pinggullnya
digerakkan kekiri dan kekanan mengimbangi gerakan Joseph, sesaat
kemudian keduanya menjerit keras hampir bersamaan ketika keduanya
mencapai puncak orgasmenya yang paling dasyat. Joseph merasakan betapa
spermanya berkali-kali menyemprot kuat didalam liang perawan itu.

Kemudian
kedua remaja cilik ini terkulai sambil berpelukan. Mereka dengan jelas
mendengar dengan jelas betapa napas pasangannya masih memburu seperti
baru selesai lari marathon.

Joseph terkejut ketika melihat
sekeliling, Ralph sekarang sudah telanjang bulat sedang ngentot adiknya
Cathy dengan buasnya, demikian pula anggota klub lainnya juga sedang
ngentot dengan pasangannya masing-masing yang dia kenal sebagai keluarga
mereka sendiri.

Tanpa dapat menahan diri lagi, Joseph melepas topengnya sambil berseru, “Apa yang sedang terjadi disini?”

“Joseph?” jerit tertahan gadis cilik dibawahnya. Suara itu begitu sangat dikenalnya.

Dengan
penis masih tertanam penuh diliang vagina gadis dibawahnya ini, dia
buka topeng gadis ini. Ternyata dia adalah Shelly, adik perempuannya
sendiri yang baru berusia 13 tahun. Dia benar-benar tidak memimpikannya
untuk berhubungan sex dengan adiknya sendiri.

“Shelly!” hanya
itu yang bisa muncul dari mulutnya. Kedua bibir mereka kemudian saling
berciuman, saling mengunci dan menghisap dengan ganas, tangan-tangan
mereka saling mengelus, meraba dan mengusap ketubuh pasangannya. Joseph
merasakan penisnya langsung tegang lagi, dan kembali pinggulnya
digerakkan naik-turun. Shelly juga menjadi demikian bergairah, bahkan
lebih dari tadi ketika pemuda itu memerawaninya. Dipeluknya tubuh
kakaknya dengan penuh kasih sayang, dan pinggulnya digerakkan
kekiri-kekanan lebih cepat mengimbangi gerakan pinggul kakaknya.

Kemudian
mereka kembali tenggelam dalam arus birahinya, berhubungan intim dengan
ritme yang lebih menggelora. Shelly sampai orgasme empat kali lagi
sebelum Joseph mencapai orgasmenya yang ketiga. Mereka benar-benar lupa
akan keadaan sekelilingnya, dimana semua anggota klub juga sedang
berhubungan intim dengan pasangannya masing-masing yang sekaligus juga
keluarganya mereka sendiri.

Bacaan sex top: Cerita Sex Panas Terhot Menikmati Sebuah Kocokan

Tapi Joseph dan shelly
melakukannya bukan hanya karena dorongan nafsunya, keduanya juga saling
mengasihi dan mencintai sepenuh hatinya.

“Ini adalah rahasia terbesar dari klub ini!” kata Joseph kepada adiknya.

“Ya.”
Jawab Shelly, “Ini juga merupakan rahasia terbesarku, karena akhirnya
aku bisa memberikan kasih sayang dan cintaku kepadamu, Joseph.”

Katanya sambil mengerling manja dan penuh kasih sayang.. – Situs
dewasa sex online terlengkap, novel sex terupdate, novel sex dewasa,
novel xxx terbaru, novel cerita hot, novel cerita bokep, novel cerita
porno, novel mesum, novel abg ml, novel tante selingkuh, novel janda
hypersex, novel sex terpanas, novel perawan suka bugil.

Cerita Sex / Cerita Dewasa / Cerita Mesum / Cerita Panas / Cerita Porno / Cerita Bokep / Cerita Sex Tante / Cerita Sex ABG / Cerita Sex Janda / Cerita Sex Perawan / Cerita HOT / Sex Bergambar / Foto Seks