Wednesday , January 18 2017

Cerita Sex Panas Terhot Menikmati Sebuah Kocokan

Blog Dewasa Online 2016 Cerita Sex Panas Terhot Menikmati Sebuah Kocokan – Cerita hot terpanas, Sebelumnya kisah sex yang pernah saya publish Cerita Sex Terkini Menikmati Jepitan Toge Lidya. Cerita sex terbaru, novel sex terlengkap, cerita dewasa terupdate, cerita
mesum terbaik, cerita ngentot terpopuler, cerita bokep terpopuler,
cerita xxx, cerita ml, cerita porno
| Aku seorang pria berusia 40 tahun, wiraswastawan, dan bukan seorang
petualang sex yang mencari cari hubungan sex dimana mana. Kejadian yang
aku alami kira kira dua tahun yang lalu ini adalah suatu kebetulan
belaka, meskipun harus kuakui bahwa aku sangat menikmatinya dan kadang
berharap dapat mengulanginya lagi.

Cerita Sex 2016, Cerita Dewasa Ngentot, Cerita Ngentot Terhot, Cerita Mesum Remaja, Cerita ABG Seksi, Cerita Porn Indo, Cerita Porno Terlangka, Cerita Seks Dewasa Indonesia, Cerita Dewasa Terbagus, Kumpulan Cerita Sex Blowjob, Cerita Handjob, Cerita Sex Dewasa, Cerita Tante Girang, Cerita Pemerkosaan, Cerita Sex Artis, Cerita Sex Artis Top, Cerita porno, cerita Hot Artis, Cerita Sex Cerita Selingkuhan, Cerita Kenikmatan, Cerita bokep, Cerita Ngentot, Cerita Hot, Bacaan seks, Cerita Seks Onani, Masturbasi, Cerita Seks tante, Cerita Seks Sedarah, Seks cerita 17 tahun, Cerita sange, Cerita Biru, Cerita Blue 2016
Cerita Sex Panas Terhot Menikmati Sebuah Kocokan

Pekerjaanku membuatku
banyak bertemu dengan ibu-ibu rumah tangga ditempat kediaman mereka.
Beberapa langganan lama kadang menemuiku dengan masih berpakaian tidur
ataupun daster. Pakaian tersebut kadang cukup minim dan tipis dan sering
memperlihatkan tubuh si pemakai yang sering tanpa BH, maklum mereka
kadang kadang belum mandi dan merias diri karena aku menemui mereka pagi
pagi untuk mengejar waktu.

Salah satu pelangganku setiaku,
sebut saja Bu Linda, seorang Ibu rumah tangga berusia 40 tahunan,
memintaku untuk datang ke tempatnya di suatu kompleks apartemen di
bilangan Jakarta Barat. Seperti biasa aku datang pagi pagi pada hari
yang dijanjikan. Bu Linda adalah pelanggan lamaku dan hubungan kami
sudah cukup akrab, lebih sebagai teman dan bukan hubungan bisnis semata.
Hari itu Bu Linda menemuiku dengan memakai daster longgar berdada agak
rendah, panjangnya setengah paha, jadi cukup pendek.

Beliau
adalah seorang wanita yang cukup cantik, berkulit putih bersih
(Chinese), langsing dengan pinggul lebar, pantat yang menonjol dan dada
yang sedang sedang saja
. Wanita yang menarik dan sangat ramah. Tapi ini
bukanlah yang pertama kalinya ia menemuiku dalam pakaian seperti itu,
bahkan pernah dengan pakaian tidur yang sangat tipis dan sexy, entah
sengaja atau tidak, yang jelas, selama ini beliau tidak pernah
menunjukkan tingkah laku yang mengundang ataupun berbicara hal hal yang
menjurus. Dan akupun tidak pernah mencoba untuk melakukan tindakan yang
mengarah kesitu, maklum, bukan gayaku, meskipun harus kuakui bahwa aku
sering ingin juga melakukannya.

Seperti biasa kami duduk
disofa berhadap hadapan dan membicarakan bisnis. Setelah urusan bisnis
selesai kami bercakap cakap seperti layaknya antar teman, tapi kali ini
pandanganku sering tertuju kearah pahanya. Karena dia duduk dengan
menyilangkan kaki maka hampir seluruh pahanya terpampang dengan jelas di
hadapanku, begitu putih dan mulus. Bahkan kadang kadang sekilas
terlihat celana dalamnya yang berwarna biru muda pada saat ia mengganti
posisi kakinya
. Dan yang lebih menggoda lagi, aku dapat melihat buah
dadanya yang tidak terbungkus BH kalau beliau menunduk, meskipun tidak
seluruhnya namun kadang aku dapat melihat pentilnya yang berwarna coklat
tua.

Sejak 4 hari aku tidak melakukan hubungan sex karena
istriku sedang haid, padahal biasanya kami melakukannya hampir setiap
hari. Karena itu aku berada dalam keadaan tegangan yang cukup tinggi.
Pemandangan menggoda dihadapanku membuat aku agak gelisah. Gelisah
karena kepingin, pasti, tapi gelisah terutama karena kontolku yang mulai
ngaceng agak terjepit dan sakit. Disamping itu aku tidak ingin Bu Linda
memperhatikan keadaanku. Hal ini membuat aku jadi salah tingkah,
terutama karena kontolku sekarang sudah ngaceng penuh dan sakit karena
terjepit. Aku ingin memohon diri, tapi bagaimana bangun dengan kontol
yang ngaceng, pasti kelihatan. Sungguh situasi yang tidak mengenakkan.
Bangun salah, dudukpun salah.

Tiba tiba Bu Linda berkata, “Pak Yan (kependekan dari Yanto, namaku), kontolnya ngaceng ya?”

Aku
seperti disambar petir. Bu Linda yang selama ini sangat ramah dan sopan
menanyakan apakah kontolku ngaceng, membuatku benar benar tergagap dan
menjawab, “E.. iya nih Bu, tahu kenapa.”

Bu Linda tersenyum
sambil berkata, “Baru lihat paha saya sudah ngaceng, apa lagi kalau saya
kasih lihat memek saya, bisa muncrat tuh kontol. Ngomong ngomong
kontolnya engga kejepit tuh Pak?”

Kali ini aku sudah siap,
atau sudah nekat, entahlah, yang jelas aku segera berdiri dan
membetulkan posisi kontolku yang dari tadi agak tertekuk dan berkata,
“Mau dong Bu lihat memeknya, entar saya kasih lihat kontol saya dah.”

Bu
Linda pun berdiri dan mengulurkan tangannya kearah kontolku,
memegangnya dari luar celana dan meremas remas kontolku, lalu berkata,
“Bener nih, tapi lihat aja ya, engga boleh pegang.”

Kemudian
beliau melangkah mundur selangkah, membuka dasternya dan kemudian celana
dalamnya dan berdiri dalam keadaan telanjang bulat dua langkah
dihadapanku. Kemudian ia duduk kembali kali ini dengan mengangkangkan
kakinya lebar lebar sambil berkata, “Ayo buka celananya Pak, saya ingin
lihat kontol Bapak.”

Sambil membuka pakaianku aku
memperhatikan tubuh Bu Linda. Teteknya berukuran sedang, 36 B, putih dan
membulat kencang, pentilnya coklat tua dan agak panjang, mungkin sering
dihisap, maklum anaknya dua, lalu selangkangannya, bersih tanpa
selembar bulupun, total dicukur botak, sungguh kesukaanku karena aku
kurang suka memek yang berbulu banyak, lebih suka yang botak. Lalu bibir
memeknya juga cukup panjang berwarna coklat muda, membuka perlahan
lahan memperlihatkan lubang memek yang tampak merah muda dan berkilatan,
agaknya sudah sedikit basah.

Yang paling mengagumkan adalah
itilnya yang begitu besar, hampir sebesar Ibu jariku, kepala itilnya
tampak merah muda menyembul separuh dari kulit yang menutupinya, seperti
kontol kecil yang tidak disunat, luar biasa, belum pernah aku melihat
itil sebesar itu. Tangan Bu Linda mengusap usap bagian luar memeknya
perlahan lahan, kemudian telunjuknya masuk perlahan lahan kedalam lubang
memek yang sudah merekah indah dan perlahan lahan keluar masuk seperti
kontol yang keluar masuk memek. Sementara tangan yang satu lagi memegang
itilnya diantara telunjuk dan ibu jari dan memilin milin itilnya dengan
cepat.

Akupun tidak mau kalah dan mengusap usap kepala
kontolku yang 14 cm, kemudian menggenggam batangnya dan mulai mengocok
sambil terus memperhatikan Bu Linda. Bu Linda mulai mendesah desah dan
memeknyapun mulai menimbulkan suara berdecak decak karena basah, tampak
air memek yang berwarna putih susu mengalir sedikit membasahi
selangkangannya. Kami onani sambil saling memperhatikan. Sungguh tidak
pernah kusangka bahwa onani bareng bareng seorang wanita rasanya begitu
nikmat.

Saat hampir nyemprot, aku menahan kocokanku dan
menghampiri Bu Linda yang terus menusuk nusuk memeknya dengan cepat. Aku
berjongkok dihadapannya dan lidahkupun mulai menjilati memeknya. Bu
Linda mencabut jarinya dan membiarkan aku menjilati memeknya, tangannya
meremas remas kedua teteknya dengan keras. Aku menjulurkan lidahku
kedalam lubang memek yang menganga lebar dan menusuk nusukkan lidahku
seperti ngentot, Bu Linda mulai mengerang dan tak lama beliau menarik
kepalaku kearah selangkangannya membuat ku sulit bernapas karena
hidungku tertutup memek, kemudian terasalah memeknya berkedut kedut dan
bertambah basah.

Rupanya Bu Linda sudah memperoleh orgasme
pertamanya
. Tapi aku tidak puas dengan hanya menjilati lubang memeknya,
sasaranku berikutnya adalah si itil besar. Mula mula kujilat jilat
kepala itil yang menyembul dari kulit itu, lalu kumasukkan seluruh
itilnya kemulutku dan mulailah aku menyedot nyedot sang itil. Belum
pernah aku begitu merasakan itil di dalam mulut dengan begitu jelas,
dalam hatiku berpikir, “Begini rupanya ngisep ‘kontol kecil'”.

Maklum
itilnya benar benar seperti kontol kecil
. Bu Linda mengerang erang dan
menggoyang goyangkan pinggulnya kekiri kekana sehingga aku terpaksa
menahan pinggulnya dengan tanganku supaya sang itil tidak lepas dari
hisapanku. Tidak lama beliau mengeluarkan lenguhan yang keras dan
memeknya pun kembali berdenyut denyut dengan keras, kali ini dengan
disertai cairan putih susu yang agak banyak. Rupanya orgasme kedua telah
tiba. Aku melepaskan itilnya dari mulutku dan mulai menjilati cairan
memeknya sampai bersih. Sungguh nikmat rasanya.

Bacaan sex top: Cerita Dewasa Terhits Celah Onani Terhebatku

Bu Linda
tergolek dengan lemasnya seperti balon yang kurang angin. Akupun berdiri
dan mulai mengocok ngocok lagi kontolku yang sudah begitu keras dan
tegang. Mata Bu Linda mengikuti setiap gerakan tanganku mempermainkan
kontolku. Saat aku hampir mencapai orgasme, kudekatkan kontolku ke
mukanya dan Bu Linda segera membuka mulutnya dan menghisap kontolku
dengan lembutnya.

Aku sungguh tidak sanggup lagi bertahan karena
hisapannya yang begitu nikmat, maka akupun menyemprotkan air maniku di
mulutnya. Rasanya belum pernah aku menyemprot senikmat itu dan kontolku
seolah olah tidak mau berhenti menyemprot. Begitu banyak semprotanku,
tapi tidak tampak setetespun air mani yang keluar dari mulut Bu Linda,
semuanya ditelan habis.

Sejak itu kami selalu onani bareng
kalau bertemu, dan percaya atau tidak, aku belum pernah memasukkan
kontolku kedalam memeknya. Kami sudah sangat puas dengan ngocok bersama
sama. Sayangnya beliau sekeluarga pindah keluar negri sehingga aku
sekarang kehilangan temen ngocok bareng. Tapi kenangan itu tetap ada di
hatiku.

Mungkin ada diantara ibu-ibu atau pasangan yang suka
ngocok bareng denganku, silahkan kirim pesan, pasti akan kubalas.
Percayalah, lebih nikmat ngocok bareng dari pada sendiri sendiri. – Situs dewasa sex online terlengkap, novel sex terupdate, novel sex
dewasa, novel
xxx terbaru, novel cerita hot, novel cerita bokep, novel cerita porno,
novel mesum, novel abg ml, novel tante selingkuh, novel janda hypersex,
novel sex terpanas, novel perawan suka bugil
.

Tamat